sebuah catatan perjalanan belajar menjadi manusia

Foto-Foto Mawar Ibu

Ibu saya suka bercocok tanam. Beliau menanam apa saja, terutama yang indah-indah dan bermanfaat. Halaman rumah saya didominasi dengan warna hijau dan sedikit warna-warni. Cantik, meski sesekali terasa seperti hutan. Hahaha. 

Setiap bunga mawar di halaman rumah saya mekar, saya akan memfoto dan mempostingnya di facebook. Di sana, saya membuat sebuah album khusus untuk mawar-mawar ini yang berjudul "Mawar Ibu". 

Kali ini, mawar mekar lagi. Sayangnya, tidak bisa saya posting seperti biasa sebab saya sedang puasa media sosial. 

Jadi ...

saya posting di sini saja. 

Postingan ini kemungkinan akan terus bertambah seiring dengan mekarnya bunga-bunga di halaman.

Semata untuk mensyukuri apa yang ada, agar tidak hanya di dalam sukma.

April 2020 




Halo 2020! Halo Virus Corona!

Apa kabar blog?

Apa kabar Dessy Savitri?

Tahun 2019 saya tidak menulis di sini lagi, sebab ada hal-hal yang harus saya prioritaskan. Sebuah perubahan posisi di pekerjaan saya di awal tahun 2019 cukup menguras waktu, pikiran dan mental. 

Saya harus banyak belajar, sebab posisi saya saat ini tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan. Terlebih sifat saya yang idealis dan perfectionist membuat segalanya semakin runyam. 

Saat Sibuk itu Pergi

Pada hari di mana kesibukan membuatmu lupa, lalu satu per satu kesibukan itu meninggalkanmu karena memang sudah waktunya. Pukul 16.00 WITA.

unsplash.com

Tahun Baru dan Pertanyaan “Kapan Nikah” yang Lama

Di tahun baru 2019 ini, banyak keluarga, kerabat dan teman-teman saya yang menyampaikan doa-doa terutama bagi saya agar cepat menemukan jodoh. Kata mereka, kalau bisa agar saya menikah di tahun ini, terlebih saya perempuan dan usia sudah mendekati kepala 3.

Saya melihat di sekitar dan ya, memang teman-teman seumuran saya rata-rata sudah berkeluarga bahkan sudah memiliki anak dua.

Jika diri saya saat ini bertemu dengan diri saya saat saya masih remaja, saya juga pasti akan mendoakan hal seperti ini, “semoga cepat dapat jodoh, semoga segera menikah” dimana hal tersebut adalah hal yang baik bagi saya remaja. Namun seiring berjalannya waktu, konsep saya sudah berubah.

Mungkin banyak orang single yang tersinggung saat ditanya “kapan nikah” apalagi dalam suasana tahun baru seperti ini. 



Tahun saja yang baru, status barunya kapan?

Hikayat Kupu-Kupu

Sebab tiada yang baru di bawah matahari, maka kita memang hanya bisa meniru. Dari semua kata-kata yang akan kukatakan, sudah pernah dikisahkan sejak dulu. 

Memang kau kira dari mana aku dapatkan kata-kata dan bisikan ide itu? 

Seseorang tua di dalamku yang memandu, agar sampai juga ke cerita yang dituju. Dan tugasku itu meneruskan cerita ini pada ulat-ulat sepertimu yang selalu bertanya, selalu mencari, selalu merindu. 

 

Sebuah Kisah bersama Skoliosis

Everyone you meet is fighting a battle you know nothing about. Be kind. Always.

"Tunggu di pertigaan ya," katanya kepada saya beberapa menit yang lalu dan kini saya sedang menunggunya di pertigaan yang dimaksud.

Sambil mengetik inspirasi yang datang tiba-tiba di notes HP, saya mulai memikirkan kenangan demi kenangan yang sudah saya lalui dengannya. Peluh, tawa, tangis, Bali-Jakarta, ah terlalu banyak kenangan kita bersama sebagai sahabat karib yang karena kesibukan dan domisili kami yang berbeda, membuat kami tidak pernah bersua bertahun lamanya.

Dia adalah teman saya SMA yang bertemu kembali di Universitas dan tegabung dalam unit kegiatan mahasiswa (UKM) Marching Band. Namanya Tari, dia cantik, energik, dan penuh semangat belajar. Hal yang saya sukai dari dia sejak dahulu kala.



Beberapa Kisah tentang Kehilangan





Kisah 1 : Kehilangan Pacar

“Ibu Bapak bisa keluar dulu, saya cuma mau bicara berdua dengan dia” kata saya kepada orang tua seorang gadis SMA yang sudah selama beberapa hari tergeletak d tempat tidur, tidak mau bicara apapun, bahkan sesekali menangis histeris tanpa sebab... sejak diputus pacarnya.

Setelah orang tuanya pergi, ia bercerita pada saya banyak hal yang membuat saya berada di dalam kesimpulan, ia tidak perlu nasihat apapun semacam “kamu masih muda, jalanmu masih panjang” dan lainnya karena yang ia butuhkan hanya telinga untuk mendengar. Telinga yang tidak ia dapat dari kedua orang tuanya dan orang-orang di sekelilingnya.

Custom Post Signature

Custom Post  Signature